Tampilkan postingan dengan label Tarian Pena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarian Pena. Tampilkan semua postingan
Dengan Perasaan Mellow dan Romantis
Posted by Unknown on 15.09
Sendirian tak ada temen, akhirnya pelototin kompi coba lirik lirik blog yang sudah lama juga ga disapa, dengan perasaan mellow dan romantis bawaannya pasti pengen muter lagu galau nan melankolis sambil sok-sok'an memasang wajah dramatis,. Sehingga otomatis,, kalau tidak merenung, meratapi nasib dan hidup, ya saya buru-buru mencari nada-nada minor demi memenuhi kepuasan batin (kayak apa aja, sih, hah). Nah, ditilik dari playlist saya selama satu bulan terakhir, berikut adalah lagu yang belakangan sering saya putar.
1. Tulus - Teman Hidup
2. frau ft ugoran prasad - sepasang kekasih yang pertama bercinta di luar angkasa
3. payung teduh - untuk perempuan yang sedang dalam pelukan
4. endah n rhesa when you love someone
semakin Tragissss.. EUGH sudahlah...!! HAHA
Seharusnya Kau Biarkan Saja Aku Tak Berdaya Terlelap Cinta.. TUHAN..!!
Posted by Unknown on 19.49
Memang Jauh ku melangkah menyusuri GELAP malam mencari dimana penggalan cinta turun kebumi, sungguh aku yang tak mampu meredam hati, sungguh ku tak bisa mengerti.
Memang Jauh ku mencari cinta menanti, dan sungguh perih ku rasakan. Sering ku bertanya kepadaMu Tuhan.. sampai kapan ku mampu bertahan?... Aku yang saat ini seperti bulan yang berada diantara bumi dan matahari. Haruskah ku abaikan saja mimpi-mimpi istiharahnya, yaa Allah?? Demi saudara-saudara hamba..
Kenapa Kau turunkan kembali bidadari untuk hamba diantara kami. Sungguh ku tak mampu menahan rasa ini yaa Allah. Sungguh ku tak mampu pungkiri hati ini, semakin ku berpaling, semakin besar bisikan bisikan cinta.
Seharusnya biarkan saja aku, saat tak berdaya terlelap dalam cinta, jalani waktu yang memang indah. Kenapa mesti saat ini Tuhan berikan keberanian kepada ku tuk mengungkapkan semua rasa kepada dia, sungguh waktu yang tidak tepat menurut ku, Tuhan_!!
LAHAWLA WALLA QUWWATA ILABILLAH
Yang LEMAH Mengakui…
Posted by Unknown on 13.11
Sungguh Tak Terbatas Kebodohanku…
Sinislah Pandang Aku Wahai Mentari…
Bakarlah Hati Ini Hingga Menjadi Arang…
Dan Sebarkanlah Keseluruh Kata, Supaya Tetap Menyala menghangati Istiqomah…
Patahkanlah Setiap Kakiku Yang Menari, Agar Tidak Lupa Dengan Scenario Yang Sedang di Perankan…
Relaku… Demi Bahagia Yang Menanti.
Aku Manusia… Bersimpuh Padamu Wahai… PENGUASA Malam… Hujan…
Laut… Ombak… Pelangi… Peri-Peri… Mimpi… Indah…
Cakrawala… Fajar… Embun… Dunia…
Akulah Yang LEMAH Mengakui…
Titip Pesan
Posted by Unknown on 16.36
Ini adalah sepotong cerita tentang aku dan Tuhan. Benar-benar sepotong karena aku rasa seseorang tidak akan pernah selesai dengan Tuhan. karena saat ini hanya Tuhan perantara akan apa yang ada di benak ku,. ya Tuhan Only.. kepadanya aku menitipkan pesan sangat singkat yang entah dengan cara bagaimana Tuhan menyampaikan pesan tersebut.. !!
Hey, I want to see you right now
I want to come right out and say it
I want you to give me a special look
I love you just the way you are
I want to tell you my true feelings
I will always love you
Pesan Terkirim.. !!
I want to come right out and say it
I want you to give me a special look
I love you just the way you are
I want to tell you my true feelings
I will always love you
Pesan Terkirim.. !!
HAHA NORA
Karena Aku Manusia
Posted by Unknown on 14.04
“..tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada ditangan cinta…terus hidup…sampai kematian datang dan terus menyeret mereka kepada Tuhan…”
“..aku ingin mencintaimu dengan sederhana ..seperti kata yang tak sempat di ucapkan kayu kepada api yang menjadikan abu…aku ingin mencintaimu dengan sederhana …seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikan tiada….”
ya sederhana... walau hanya dengan sebuah bahasa tubuh aku menyampaikan rasa ku,.. walau mesti dengan pencarian panjang aku buktikan rasa ku,_ karena aku sadar rasa ini lahirnya tak dipinta dan wujudnya sukar diduga.
~maaf~
tak tau rasa ini hadir begitu saja
tanpa pernah ku meminta juga tak pernah ku memuja
tak tau sampai kapan
ku bisa bertahan dengan rasa yang tak mungkin engkau perhatikan
berdiri diatas bumi dan ku kuatkan letuk kakiku,
untuk bertahan menjalani berat ramai segudang liku dan terjal
entah bisa hidup bersamamu di alam ini, atau
hanya memeluk bayanganmu dalam bunga tidurku, atau
harus menunggu gelap tiba agar menatapmu dari jauh,
~Karena Aku Manusia~
~e0~
SELAMAT JALAN MUJAHID.
Posted by Unknown on 15.59
Belum sempat kami kalungkan bunga di lehermu,
Belum sempat jua kami sematkan bintang jasa di dadamu,
Walau kau berlalu tanpa meminta balas jasa.
Ijinkan kami hapus debu di telanjang kakimu,
Sebagai rasa hormat dan terima kasih kami,
Dan akan slalu kami ingat semua pesan pesan mu.
Pahlawan,
Di atas pusaramu, wangi bunga-bunga
SELAMAT JALAN MUJAHID...
Percayakan Amanat Perjuanganmu pada Kami..
SELAMAT JALAN Almarhum *Bpk. H. AGEUNG SETIAWAN*
"Saya tahu kepada siapa saya harus tetap tenang."
Posted by Unknown on 21.16
Wanita ingin dimengerti dengan cara yang sulit dipahami. Mungkin juga aku dan kamu selalu berkata "Ambigu". Aku hanya ingin jujur dengan caraku sendiri. Aku tak suka memendam keresahanku yang bisa berakhir menjadi kejenuhan.
Mencintaimu memang tak butuh alasan, tapi bisakah kamu membuatku bertahan? Aku memang egois. Lupakan permintaanku, aku takkan memaksa lebih jauh. Maafkan aku yang selalu berusaha menjadi yang terbaik untukmu.
Nyatanya Kamu hebat. Kamu selalu membuatku tak ingin tidur, tapi ingin cepat tidur. Perbedaan waktu membuatku selalu menunggu, tapi aku juga ingin segera bermimpi karena disanalah aku merasakan 'nyatanya' bertemu denganmu. Menyentuh tanganmu, berjalan bersamamu, memukul lenganmu, bahkan mencubit pipimu.
Memang Wanita ingin dimengerti dengan cara yang sulit dipahami. Mungkin itu jawabannya. Itu yang membuat lelaki bingung, walaupun ia telah menjadi dirinya sendiri.
Aaaaakhir cerita.. "Saya tahu kepada siapa saya harus tetap tenang."
*speechless* ini penggalauan massal secara terselubung :( KOPI mana KOPI..
~e0~
Kasihku
Posted by Unknown on 17.14
Tentang dua hati yang lebur jadi satu, tentang matahari
keabadian yang merangkak perlahan, tentang kerinduan yang terus menggelora, tentang
cinta yang tanpa jeda. cinta bagai ombak mencium pantai, tiada kenal lelah
mereka berpagutan..
Tapi kasihku.. kerinduan ini rasanya mencekik jiwa, ingin
kutelan waktu agar aku bisa segera membelai wajahmu, membiarkanmu bersandar di
bahuku berbagi kegelisahan dan keresahan, mengurai beban yang menggantung, kemudian merasai
detak jantungmu.
Ingin kubisikkan pelan ke telingamu puisi indah tentang kehidupan, kebahagiaan
yang ingin kita rengkuh tentang cita-cita dan harapan
~e0~
Garis Kita
Posted by Unknown on 22.08
Bukan dua garis yang tak sengaja bertabrakan saling beradu dalam perasaan yang tak beraturan. tapi, garisku sengaja menemui garismu berharap garis kita dapat menyatu.
aku, kamu, dan pengharapan adalah hal yang berjalan beriringan meski tak pernah sejalan. bertanya pada hati dan logika, tanpa harus saling mengintervensi satu sama lain. Namun jangan tanya, apa jawaban yang diperoleh setelahnya, karena hati masih saja enggan mengalah, dan logika pun tak juga mau menyerah. aaahhhh, sudahlah, sia-sia juga rasanya terus memaksa jemari ini terus bercerita, karena mungkin perjalanan garis ini tak lagi ingin berbagi kisahnya.
~e0~
Aku Tahu Kita Lelah. Pulanglah..
Posted by Unknown on 18.00
Aku rasa kita tahu seberapa tinggi tingkat ketergantungan kita pada substansi kebersamaan kita satu sama lain. aku rasa kita sadar bagaimana toleransi hati kita yang terus meningkat dan mengakibatkan kita terus meningkatkan dosis sampai kita ada di tingkat ketergantungan setinggi ini. kita tahu adiksi ini telah menciptakan dua sosok monster raksasa, tapi kita tahu bagaimana beratnya dipaksa berhenti mengkonsumsi. kita tahu berusaha menjauh adalah usaha yang membutuhkan energi besar yang selalu sia-sia.
Aku rasa aku sudah terlalu banyak berdoa agar diberi petunjuk jalan mana yang harus kulewati jika tujuan akhirnya adalah aku harus bersamamu maupun tidak bersamamu. sampai akhirnya yang kutemukan hanya jalan yang aku tak pernah tau ke mana tujuannya. aku rasa kamu juga sudah terlalu banyak meyakini bahwa semua akan baik-baik saja. sampai akhirnya yang kamu alami tidak banyak yang baik-baik saja bahkan sangat sedikit karena hasil dari semuanya adalah kacau balau.
Sekarang, satu-satunya yang aku pahami adalah kita harus pulang ke rumah. untuk itu aku sadar bahwa di atas segala hal yang telah terjadi,
"...rumah adalah dimana pelukan kita melebur menjadi satu dan merangkul tubuh kita satu sama lain. maka pulanglah, aku tahu kita lelah."
"Yin dan Yang" Hakikatnya Hanya Jarak dan Waktu
Posted by Unknown on 20.53
Kata-kata ini terngiang jelas ditelinga ‘yin’, saat ‘yang’ menuliskan entah sebuah bait, lirik, atau untaian kata dari hatinya. Walaupun saat itu yin dan yang harus terpisah oleh jarak, sebuah keyakinan mengkaitkan dua hati mereka. Hati mereka dekat, seerat denyut nadi manusia.
Jika kita melihat dari sejarah, dari kita Yi Jing beranggapan bahwa Yin Yang merupakan bumi dan langit, semua akar kehidupan dan alam semesta (berdasarkan kitab Confuciusm). Kitab utuk Yi Jing melihat mengenai masalah pergerakan dan berhenti, jika ada gerakan, pertemuan adalah hal baik yang memiliki masa depan. Yin Yang adalah langit dan bumi, kondisi awal semuanya, berubah menjadi ayah dan ibu, awal lahir dan kematian. Jadi Yin Yang adalah keselarasan Langit dan Bumi.
Yin sebagai “sisi teduh sebuah bukit” mewakili keteduhan dan kepasifan, bersatu dengan kesuburan, kelembutan dan kehalusan. Yin melambangkan simbol perempuan. Sedangkan Yang sebagai “sisi terang sebuah bukit” mewakili cahaya dan keadaan dinamis, bersekutu dengan ketahanan, kaku, dan perluasan. Yang melambangkan simbol laki-laki.
Yin dan Yang saling tergantung dan saling melengkapi, simbiosis mutualisme, selalu berhubungan dan terus –menerus saling memberi kekuatan. Yin tak berfungsi tanpa Yang, sebaliknya Yang tak berfungsi tanpa Yin.
***
Begitu erat energi yang terpancar dari Yin dan Yang. Yin tidak bisa hidup tanpa Yang dan Yang tak bisa hidup tanpa Yin. Mereka adalah kesatuan yang utuh, walaupun terpisah. Yang jauh di seberang sana, sedangkan Yin di sini berusaha menjaga keutuhan dengan saling memberi kekuatan. Karena Yin adalah sisi teduh bukit, maka dia memerlukan Yang sebagai sisi terang bukit. Sesuatu yang menerangi dalam keteduhan adalah kenyamanan.
Yin adalah selalu menjaga perasaan ini untuk Yang. Walaupun Yang jauh diufuk timur dan Yin berada diufuk Barat, cinta yang dimiliki Yin masih akan terus bersemi. Seberapa jauh jarak Yang, pada akhirnya Yin dan Yang akan menyatu karena mereka adalah keselarasan langit dan bumi (^_^). covas.com
Mizz U Mesay "261209"
Dalam Pelukan Waktu
Posted by Unknown on 22.23
Samar kulihat tiang rapuh tegak berdiri menantang jaman
Walau tubuhnya kian aus
Menjadi serpihan puing_puing tak berharga
Namun ia tetap tegar melawan usia
Pasir waktu yang semakin merapat kegerbang senja
Belenggu yang membuat gigil
Hingga berserak peluh dan luka
Bukanlah perih yang terus tertancap
Di tiap celah waktu kita
Pada retak malam yang lelap
Sambil memeluk harapan
Tataplah alur yang melaju
Di situ esok kita akan hinggap
Memang berkelok harap kita
Hingga abjad dan kata
Tidaklah jadi sia-sia
Sesungguhnya Rahmat kasih_NYA
Telah menuntunku untuk tetap menunggu saatnya…
Dalam Lelahnya
Posted by Unknown on 20.44
Dalam pelukan cintamu
Ku nikmati kesejukkan
Di setiap senyum tatapmu
Ceria penuh sayang
Hiasi alunan cerita cinta kita
Mendera langkah kisah kita...
Kini haruskah ku lambaikan tangan untuk mu cinta
Walau berat rasa lepaskanmu yang selalu tampak
Lemahmu kalahkan menang sebelum perang
Takutmu tak brani arungi lautan luas
Haruskah kini ku tutup pintu cinta ini
Pijak kita seakan belum pula selangkah
Pikir ku kan kembali hampa
Lari dari kenyataan
Sedih... Hatiku ini sayang
Tiap ku ingat kisah kita
Cerita cinta
Yang selalu ditentang mereka
Tuhan.. Ingin kupertanyakan
Nyatakah ini semua
Kuatkan slalu dalam RidhoMu
Genggam erat cinta suci ini
Aku menyayanginya dengan hatiku
Aku mencintainya karna Mu oh Tuhanku
Semoga dia takkan pernah hilangkan rasa
Untuk selalu menyayangiku sepenuh hatinya... Dalam lelahnya…
Aku hanya bisa terdiam
Posted by Unknown on 17.47
Rintik hujan menetes ke bumi
Membasahi senja hari
Dalam remang cahaya mentari
Aku memandang resahnya insani
Keluh termenung sesak di kalbu
Lama mulutnya terdiam dengan sejuta kata
Lama pandangan kosongnya menatap dunia penuh sesak
Sesekali yang entah dari mana datangnya cucuran air mata menetes dipipi halusnya,
Tak perlu kau rangkai kata-kata itu
Karena aku tahu, aku paham,
Aku hanya bisa terdiam
Tak ada tenaga buat aku untuk menghiburnya seperti Siang Itu beberapa bulan lalu,
Sampai saat dia mulai melangkahpun, tetap
Aku hanya bisa terdiam
Aku hanya bisa terdiam
Menatapi perjalanan hidup yang kian menjelma layaknya sebuah kegelapan,
Menatapi perjalanan hidup yang kian menjelma layaknya sebuah kegelapan,
Jangan Dulu
Posted by Unknown on 21.51
Perjuangan ini akan memakan waktu terlalu lama
Kesedihan dan kepedihan, sakit dan luka
Semua tuduhan, pertanyaan tanpa jawaban
mengharapkan sesuatu yang sia-sia
Semua kebencian,
semua kemarahan,
semua kerusakan yang telah kuperbuat
Janganlah dulu Kau panggil hamba
Janganlah dulu Kau vonis hamba.
Ya Rab..
Beri hamba kekuatan untuk memenangkan pertempuran ini
Kekuatan yang pasti,
Kekuatan menghadapi setan dalam diriku sendiri
Terikat...Gelap…Buta…
Hamba terjebak dalam siksa yang hamba buat sendiri ini
Ya.. Allah...!!!
Hamba berserah kepada-MU, Beribu kata
Hamba baringkan hati ini atas kuasa-Mu dalam sujudku
Insprz by. " kamu "
Entahlah
Posted by Unknown on 14.56
Aku merasakan ada yang berbeda,
Ya.. sangat berbeda
Malam ini aku berjalan sendirian
Bahkan aku tidak berdaya
Tidak bisa menciptakan bintang cinta
Tidak bisa menciptakan simponi malam
Bahkan aku..
Tidak bisa hadirkan kau disini menikmati malam..
Ada yang berubah didalam hatiku malam ini
Tiba-tiba saja,
Aku tak lagi menyukai langit malam yang indah
Dan dalam hati aku mengucap syukur,
Ketika langit mendung gelap menjadi bayangan
Angin bertiup kecang
Membuat aku tersenyum
Gerimis datanglah.. bisikku
Angin seketika bertanya ?
“Apa hendak kamu perbuat malam ini?”
Entahlah..!!
Aku hanya bisa gelengkan kepala..
Rapuh
Posted by Unknown on 19.44
Ku genggam pasir yang padat dan lembut,
Kusapu belahan batu kali yang kasar dan tajam.
Seuntai kata manis yang terdengar begitu sayu
Seiring raga yang kian merapuh
Menambah kegetiran hati dan jiwa ini
Menyesakkan nafas terseling desak suara tercekat
Derapan gontai langkah membawa kata
Telusuri sekat kabut angin menyarang
Air mata memanjat kelopak
Dan dada mengempis tahan rasa ingin terucap
Kusadari akhirnya
Kerapuhan imanku
Telah membawa jiwa dan raga
Ke dalam dunia yang tak tentu arah
Dirimulah Yang Paling Memahami
Posted by Unknown on 14.57
Tentang...
Dia dan ayahnya,
Dia dan ibunya,
Dia dan kakaknya,
Dia dan harinya,
Dia dan kamu
Tanpa aku di dalamnya.
Hey..
Kamu yang tidak mampu melihat karena
Dibutakan oleh dongeng indah yang mengatakan
Malaikat adalah sosok rupawan yang bersayap
Dan bersinar cemerlang.
Yakinlah..
Aku yang pernah berjanji
Kapanpun dia yang di sampingmu berlari meninggalkanmu,
Aku akan selalu ada di belakangmu menunggumu
Berbalik dan memanggilku
Untuk kembali menjadikan ku tempat sampah atas keluh kesahmu
Sedih mendengar keluhanmu tentang hidup
Menangis melihatmu bersedih,
Senang melihatmu tersenyum
Bahagia melihatmu tertawa,
Walau.. Sebenarnya... hanya...
Dirimulah yang paling memahami hatimu
Inspirasi: Malaikat juga Tahu.. by Dewi Lestari
Simfoni Malam
Posted by Unknown on 23.00
Angin Selatan membelai-belai wajah
Sebuah simfoni malam yang indah tiba-tiba saja menghampiri.
Alunannya membuat saya terharu,
Entah darimana datangnya.??
Simfoni itu begitu saja terdengar di telinga.
Akankah membawa kedamaian..??
Akankah temani aku menikmati malam dengannya..??
Akankan sampai hantarkan Aku dan dia dalam mimpi indah..??
Seperti sebelumnya..
Aku ingin lebih lama menikmatinya
Suasana malam, malam yang hitam.
Berbaur kilauan bintang cinta.
Aku ingin lebih lama meraskannya,
Sampai aku dan dia terlelap dalam mimpi
Selamat tidur sayang..
Dengarkan simfoni malam ini
Simfoni malam yang aku dengar...























