Tampilkan postingan dengan label Mading Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mading Sekolah. Tampilkan semua postingan

Mengembalikan Pendidikan Sebagai Prioritas Peradaban Bangsa

Posted by Unknown on 10.07


Pendidikan merupakan parameter yang mutlak untuk melihat kemajuan suatu bangsa dan peradaban. Kita telah mengenal peradaban-peradaban bangsa dari peradaban zaman purba, peradaban Timur Tengah dan peradaban dunia modern.

Pendidikan sebagai binnaul ummah generasi muda kita, telah mencapai taraf baru. Indikatornya dengan bermunculannya sekolah berstandar internasional, sekolah unggulan, dan sekolah terpadu. Sekolah dan civitas akademika yang hidup didalamnya, akan saling berinteraksi di kehidupan ilmiah.

Siswa dengan seragam yang dikenakannya, merupakan simbol perjuangan dalam meraih predikat manusia berilmu, manusia berakhlak dan bermartabat. Guru dengan seragam dinasnya, merupakan simbol ‘ulama’ yang mengkaji ilmu dan menyebarluaskan untuk generasi baru. Pemerintah dengan tanggung jawab dan program kerjanya berjuang untuk memberikan kemudahan, pengayoman, dan melindungi martabat serta kemajuan pendidikan bangsa.

Setiap tahun, masyarakat baik siswa, guru, pemerintah, berhak untuk berevaluasi atas pendidikan di Negara kita, sudahkah mencapai taraf memajukan negara di ranah positif ataukah masih jalan di tempat. Kita boleh melihat pengalaman negara Amerika Serikat yang meninjau kembali seluruh kurikulum sekolah dari sekolah dasar hingga sekolah perguruan tinggi, meninjau kualitas guru, meninjau mata pelajaran, meninjau proses seleksi siswa, meninjau sistem evaluasi pembelajaran. Semua dilakukan oleh AS ketika Unisoviet berhasil meluncurkan satelit Spotnic, 4 oktober 1957.
Sebuah tamparan yang sangat keras bagi AS di saat perang dingin terjadi. Amerika berani mengambil revolusi dengan risiko yang sangat tinggi. Namun, usaha yang berisiko ini membuahkan hasil yang luar biasa, Amerika Serikat berhasil meluncurkan manusia pertama yang menginjak bulan dengan satelitnya pada 14 juli 1969. Tidak jauh beda dengan negara Jepang pascaledakan bom atom di dua kota di tahun 1945. Negara yang kalah perang ini mengambil risiko dengan membangun kembali pendidikan dan ekonominya. Alhasil, Jepang menjadi negara dengan pendidikan yang maju dan ekonomi yang dapat mempengaruhi ekonomi dunia saat ini.
Kita bisa lihat dua negara yang berpikir positif. Pemerintah, siswa, dan guru yang bekerja bersama untuk kemajuan bangsa akhirnya dapat tercapai. Bagaimana dengan negara kita yang merdeka di tahun 1945? Namun, hingga detik ini tingkat kemiskinan, pengangguran, dan buta aksara masih ada. Menjadi perhatian besar, apakah kita berani mengambil risiko seperti dua negara tadi untuk memprioritaskan pendidikan dan ekonomi negara Indonesia. Civitas akademika perlu untuk kembali menggelorakan semangat diri dalam pendidikan kita. Pemerintah memerlukan keberanian dalam menyikapi pendidikan saat ini/ Program internet masuk sekolah dan desa-desa bukan hal yang seluruhnya positif, itu belum merupakan parameter keberhasilan pendidikan kita.
Ambigu target pendidikan kita

Pekerjaan rumah yang saat ini perlu untuk disikapi dengan benar adalah mengembalikan pendidikan sebagai prioritas peradaban bangsa Indonesia. Keberanian untuk mengevaluasi bagaimana mata pelajaran sekolah dasar, sekolah menengah, sekolah kejuruan dan perguruan tinggi, apakah perlu pengurangan ataukah target output sekolah perlu dibenahi. Kita rasa bukan lulus ujian nasional sebagai target kita, namun kualitas pendidikan, kualitas ilmu sesuai tingkatan sekolah saat ini.
Kita rasa, belum semua ‘masyarakat pendidikan’ tahu dan paham apa makna sekolah dan goal setting pemerintah atas pendidikan di negara ini. Jika negara Amerika Serikat dan Jepang jelas. Mereka memiliki target untuk memajukan negara di bidang ekonomi, pendidikan, dan teknologi dengan meluncurkan satelit.
Negara besar, adalah negara yang siswanya pun menyadari makna sekolah, guru menyadari bahwa ia adalah tokoh besar untuk negara. Enam puluh tahun lebih kemerdekaan kita, selayaknya perlu untuk berani merevolusi pendidikan dan ekonomi bangsa.

EkschooL Smk Muhammadiyah Majalaya

Posted by Unknown on 21.27

Pramuka ambalan Kawahsima lagi giat kemah bakti

-->
Kegiatan kepramukaan ini sebagai upaya Pembinaan pelajar untuk menanamkan jiwa yang disiplin, berwawasan nasional, patuh dan taat terhadap peraturan, sebagaimana yang tercantum dalam
Dasa Dharma pramuka dan Tri satya,


Dasa dharma dan Tri satya Pramuka bukan hanya diucapkan dan dihafal saja namun juga diterapkan dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, dikatakan juga bahwa timbulnya berbagai PERSOALAN disekitar lingkungan kita ini karena lunturnya disiplin, moral dan ketaqwaan kepada Tuhan yang Maha Esa, sehingga dalam bertindak dan berbuat tidak didasarkan pada iman dan peraturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
di lingkungan masyarakat.


Sebagai sebuah gerakan kepemudaan, pramuka mempunyai bargaining position dalam usaha mengembangkan dan memberdayakan masyarakat, dari bidang sosial kemasyarakatan sampai aspek ekonomi.

PARADIGMA "GIAT". DAN JANGANLAH PRAMUKA MENJADI AJANG MENCARI KEKUASAAN DAN KETENARAN.JADIKAN PRAMUKA MENJADI AJANG SOLIDARITAS DAN PENGEMBANGAN WAWASAN DAN PENGETAHUAN

kamp konsentrasi (kesannya seremm y..hehe) ala KAWAHSIMA

( keep smileeee )

( Iy kha iy... siap kha )


expresi kepercayaan diri dterapkan dalam giat ini

mmmm... the hero wonder woman n cat women lulusan dari sini ya...???!!! hixhixhix

kebersamaan juga ya... mmmmm be strong ladys.. nanti kalian akan menjadi wanita wanita yg kuat hadapi hidup ini...!!!

tentunya kedisiplinan diterapkan sebaik mungkin



( mmmm///??? kalau yg nie ga perlu dikomenin y kayakny...)
kacian ya anak" mami yg terlantar tidur beralaskan terpal...mmm.. itung.. itung.. merasakan penderitaan para pengungsi korban banjir baleendah.. hehehehehe..
( pispispis )



dalam rangka mengembangkan cinta lingkungan anak-anak OSIS/IPM
gA kalah ama programny anak" pramuka,..
mereka ngadain giat green day/green school

anak-anak siswa tingkat I,II dan III melakukan penanaman pohon hias dalam pot untuk dpelihara di masing-masing kelas
dengan harapan dapat di aplikasikan di rumahny masing"

Majalaya sebagai wilayah yang dilalui aliran sungai citarum yang sekarang ini lagi tidak bersahabat... anak" di arahkan tuk lebih mengenal citarum sehingga tercipta kecintaannya akan citarum

asyik ya.. nah citarum kalau lg anggun gini lo.. cantix" khan???

Selain itu juga mereka masuk dan mengenal lebih dalam ke alam/hutan dengan melakukan hiking yang diagendakan setahun sekali

pada intinya kebersamaan adalah dasar kami

Sekolah sebagai rumah kedua, menjadi tempat pengembangan diri dan sosiaL
-->
Berteman sahabat yang seringkali peduli, bersama tekad yang tiada pernah putus, berusaha merangkai langkah menuju tujuan yang pasti. Dinaungi doa-doa indah dari orang-orang yang senantiasa menyayangi. Berhias senyuman tanda bahagianya hati. Semua senang, dalam suasana kekeluargaan yang penuh empati. Saling mengisi, ada yang memberi dan menerima. Menggabungkan 2 kekuatan dari 2 orang atau lebih, hasilnya tentu lebih sempurna, daripada dikerjakan masing-masing.
Tiada satu ujianpun yang sulit, saat dihadapi dengan berlapang dada. Walau bagaimanapun wujudnya.

So.. ? senantiasa bersyukur pada-Nya dengan sepenuh hati, karena ia ada sebagai jalan yang kuddu di tempuhi untuk berprosesnya diri-diri kita menjadi lebih baik lagi.

........................


Jepretan Potret Pendidikan Indonesia

Posted by Unknown on 08.50




Tawuran



kelas Kandang




Anggaran




Tetap Semangat




Perjuangan



Panggung Belajar




Lintas Generasi




Berangkat Pagi




Demi Mengajar




Menerjang Banjir







Guruku





Kelas Sepeda




Kejar Paket C


Sekolah Kami




Puing Sekolah Kami




Beranikah??




Mengantar Cucu




Terima Kasih




Membantu Guru




Semangat Kesekolah




KBM Terhenti




Mengajar




Sayonara




Kelas Kolong




Ruang Guru



Belajar Bersama




Satu Atap Satu Pintu




Sekolah Rimba




Sang Pencerah

Posted by Unknown on 11.52













Sang Pencerah adalah Flm yang menceritakan salah satu tokoh terbesar di Indonesia yaitu KH Ahmad Dahlanseorang ulama pendiri Muhammadiyah. Banyak sumber sejarah menyatakan bahwa KH Ahmad Dahlan lah yang sebenarnya lebih layak disebut bapak pendidikan, karena beliau lebih dulu memberikan kesempatan ‘sekolah’ pada rakyat kecil.dari pada Ki Hajar Dewantara.



Jogjakarta 1867 -1912:

Sepulang dari Mekah, Darwis muda (Ihsan Taroreh) mengubah namanya menjadi Ahmad Dahlan. Seorang pemuda usia 21 tahun yang gelisah atas pelaksanaan syariat Islam yang melenceng ke arah Bid’ah /sesat

Melalui Langgar / Surau nya Ahmad Dahlan (Lukman Sardi) mengawali pergerakan dengan mengubah arah kiblat yang salah di Masjid Besar Kauman yang mengakibatkan kemarahan seorang kyai penjaga tradisi, Kyai Penghulu Kamaludiningrat (Slamet Rahardjo) sehingga surau Ahmad Dahlan dirobohkan karena dianggap mengajarkan aliran sesat. Ahmad Dahlan juga di tuduh sebagai kyai Kafir hanya karena membuka sekolah yang menempatkan muridnya duduk di kursi seperti sekolah modern Belanda.

Ahmad Dahlan juga dituduh sebagai kyai Kejawen hanya karena dekat dengan lingkungan cendekiawan Jawa di Budi Utomo. Tapi tuduhan tersebut tidak membuat pemuda Kauman itu surut. Dengan ditemani isteri tercinta, Siti Walidah (Zaskia Adya Mecca) dan lima murid murid setianya : Sudja (Giring Nidji), Sangidu (Ricky Perdana), Fahrudin (Mario Irwinsyah), Hisyam (Dennis Adishwara) dan Dirjo (Abdurrahman Arif), Ahmad Dahlan membentuk organisasi Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam agar berpikiran maju sesuai dengan perkembangan zaman


Semoga dengan adanya Film Sang Pencerah yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo ini mampu memberikan pencerahan bagi kita semua. Satu hal berkaitan dengan pesan dari KH Ahmad Dahlan yang dari kecil hingga sekarang masih tersimpan di benak saya adalah:




Hidup-hidupkanlan Muhammadiyah, 
Tapi jangan mencari hidup dari Muhammadiyah 





Ujian Nasional

Posted by Unknown on 08.48


ujian
Belakangan ini, Ujian Nasional kerap kali dibicarakan karena telah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat. Berbagai kejadian frustasi siswa yang diberitakan sejumlah media menjadi referensi beberapa kalangan untuk dihapuskannya standarisasi kelulusan itu. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya pemerintah tetap mempertahankan keberadaan UN.

Namun, bagi kamu-kamu para pelajar tidak perlu kecewa jika ternyata UN tidak dihapuskan, karena ada beberapa tips untuk menghadapi UN loh, check it out :
1. Belajar dengan rajin. So pasti! Kalo kamu gak belajar gimana kita bisa ngejawab soal-soal ujian yah, bro? Kalau kita males, yang ada kita malah gak ngerjain soal, tapi malah melongo di depan kertas ujian yang dihadepin sama soal-soal yang rumit.
2. Ikut Lembaga Bimbingan Belajar. Naah, ini nih yang memudahkan kita buat bisa menerima tambahan pelajaran selain di sekolah. Apalagi kan sekarang udah banyak tuh LBB yang top abiss. ! Atau, bisa juga tuh kalau kita pengen les yang nyaman, di rumah, gak berisik dan diganggu banyak temen. Les private contohnya, yaa gak pren? Nah, mulai saat ini bilang deh ama mama papa biar dicariin LBB atau Les private yang ok.
3. Sering ikutan try-out. Gak hanya lewat soal-soal yang dikasih guru
sih, tapi kita juga bisa melatih otak kita dengan try out, katanya nih kalau kita rajin berlatih dengan mengerjakan soal-soal try out, maka, soal soal try out pun banyak yang keluar di ujian nasional. Makanya, giat-giatlah berlatih mengerjakan soal try out! dijamin asoiii dah . !
4. Berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Jangan sampai kita ngelewatin yang satu ini pren. Dari awal pastinya kita harus berdoa kepada-Nya agar diberi kemudahan dalam mengerjkan soal-soal ujian.apalagi kan banyak tuh kita nemuin istilah istighosah yang kebanyakan diadain disekolah untuk meminta kemudahan kepada-Nya. Harus diiikutin tuh pren, gak bakal rugi deh.
5. Meminta Maaf. Contohnya, kepada orangtua, guru, atau pun temen-temen, maksutnya nih, biar lebih lancar aja kalau kita mengerjakan soal-soal tersebut. kalau hati kita adem kan enak tuh pren, pikiran kan jadi enteng. Hehehe .
6. Istirahat yang cukup. Gak melulu kita harus berkutat sama soal-soal..
tapi, kita juga harus me-refreshkan pikiran kita.


Nah, met jalani ujian dech semoga susesss……

  • RSS
  • Delicious
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site